◼️ Kelompok Lavender Oyee
“SATUKAN PERBEDAAN, TINGKATKAN KEBERSAMAAN, MENJAGA KEHARMONISAN UNTUK MENGGAPAI MARDHATILLAH. ALLAHU AKBAR! BARAKALLAH!”
Di antara warna-warni kelompok yang menjadi bagian dari keluarga besar Majelis Ta'lim Iwamit On Air, hadir sebuah kelompok yang membawa pesan tentang persatuan, kebersamaan, dan keharmonisan. Kelompok itu adalah Lavender.
Lavender adalah bunga yang memiliki keindahan sekaligus aroma yang khas. Warnanya lembut, tetapi kehadirannya mampu memberikan ketenangan. Begitu pula dengan Kelompok Lavender. Mereka ingin menjadi kelompok yang membawa keteduhan dalam kebersamaan, kehangatan dalam persaudaraan, dan keharuman melalui kebaikan. Namun, keindahan Lavender bukan hanya tentang warna. Keindahan itu terletak pada bagaimana setiap perbedaan dapat dirangkai menjadi satu kesatuan yang indah. Karena setiap anggota memiliki karakter yang berbeda. Ada yang pendiam, ada yang ceria. Ada yang tegas, ada yang lembut. Ada yang banyak bicara, ada pula yang lebih suka mendengarkan. Berbeda pengalaman, berbeda pemikiran, berbeda kebiasaan, bahkan berbeda cara dalam melihat sebuah persoalan. Namun, semua perbedaan itu tidak menjadi alasan untuk saling menjauh. Justru dari perbedaan itulah mereka belajar memahami. Sebab mereka percaya bahwa kebersamaan tidak berarti harus selalu sama. Kebersamaan adalah ketika perbedaan mampu dipertemukan dalam satu tujuan.
Maka lahirlah semboyan yang menjadi pegangan bersama:
“SATUKAN PERBEDAAN!”
Bagi Lavender, persatuan bukan berarti menghapus perbedaan. Persatuan berarti mampu menerima perbedaan dan menjadikannya sebagai kekuatan. Seperti warna-warna yang berbeda ketika disatukan dapat menghasilkan keindahan, demikian pula manusia. Ketika perbedaan disikapi dengan hati yang lapang, akan lahir kebersamaan yang indah. Karena itu, mereka terus berusaha:
“TINGKATKAN KEBERSAMAAN!”
Kebersamaan bukan hanya tentang hadir dalam satu kegiatan. Bukan hanya tentang berkumpul dalam satu kelompok, tetapi tentang menghadirkan rasa saling memiliki. Ketika ada yang membutuhkan bantuan, ada tangan yang mengulurkan.
Ketika ada yang sedang lelah, ada hati yang menguatkan. Ketika ada yang sedang bersedih, ada saudara yang menemani. Ketika ada yang melakukan kesalahan, ada yang mengingatkan dengan penuh kasih. Dan ketika ada keberhasilan, semua ikut bersyukur dan memberikan apresiasi. Itulah kebersamaan yang ingin dibangun oleh Lavender. Kebersamaan yang tidak hanya terlihat dari luar, tetapi benar-benar tumbuh di dalam hati.
Sebagai bagian dari Majelis Ta'lim IWAMIT On Air, para anggota Lavender juga belajar bahwa jarak bukan penghalang untuk bersilaturahmi. Mereka mungkin berada di tempat yang berbeda di Taiwan.
Mereka mungkin memiliki pekerjaan dan kesibukan yang berbeda. Namun, melalui majelis online hati-hati mereka dipertemukan. Sebuah layar menjadi jembatan. Sebuah majelis menjadi tempat bertemu. Ilmu menjadi pengikat. Dan persaudaraan menjadi kekuatan. Karena itu, kebersamaan harus terus dijaga. Sebab semakin banyak orang yang dipertemukan, semakin banyak pula perbedaan yang harus dipahami.
Maka Lavender memegang satu prinsip:
“MENJAGA KEHARMONISAN.”
Harmonis bukan berarti tidak pernah berbeda pendapat. Harmonis bukan berarti semua harus selalu setuju. Harmonis adalah ketika perbedaan pendapat tidak menghancurkan persaudaraan. Ketika ada masalah, dibicarakan dengan baik. Ketika ada kesalahpahaman, diluruskan. Ketika ada kekurangan, saling melengkapi. Dan ketika ada perbedaan, tidak buru-buru menjadikannya alasan untuk berpisah. Karena mereka memahami bahwa persaudaraan jauh lebih berharga daripada mempertahankan ego masing-masing. Dan semua kebersamaan itu tidak berhenti pada tujuan duniawi. Ada tujuan yang lebih tinggi.
Ada harapan yang lebih mulia:
“UNTUK MENGGAPAI MARDHATILLAH.”
Menggapai keridhaan Allah Swt. Sebab berkumpul dalam majelis bukan sekadar untuk mencari teman. Belajar bukan sekadar untuk menambah pengetahuan. Bersilaturahmi bukan sekadar untuk mengisi waktu, tetapi semua itu diharapkan menjadi jalan menuju kebaikan dan mendapatkan rida Allah.
Lavender Oyee ingin belajar bahwa kebersamaan yang baik adalah kebersamaan yang membawa hati semakin dekat kepada Allah. Ilmu yang dipelajari menjadi amal. Persaudaraan menjadi ibadah. Silaturahmi menjadi keberkahan. Dan setiap langkah menjadi bagian dari perjalanan menuju Mardhotillah. Maka ketika suara Lavender menggema:
“ALLAHU AKBAR!”
Itulah pengingat bahwa Allah Mahabesar. Lebih besar daripada perbedaan. Lebih besar daripada persoalan. Lebih besar daripada ego. Lebih besar daripada segala sesuatu yang dapat memecah persaudaraan. Kepada Allah-lah hati bersandar. Kepada Allah-lah pertolongan dimohonkan. Dan kepada Allah-lah setiap langkah dipersembahkan.
Kemudian:
“BARAKALLAH!”
Semoga Allah memberkahi Kelompok Lavender.
Memberkahi setiap anggotanya. Memberkahi ilmu yang dipelajari. Memberkahi persaudaraan yang terjalin. Memberkahi setiap kegiatan dan kebersamaan. Dan semoga Allah menjadikan mereka kelompok yang selalu mampu menjaga persatuan, mempererat ukhuwah, serta menebarkan kebaikan di mana pun berada. Lavender ingin terus tumbuh. Bukan hanya tumbuh dalam jumlah, tetapi tumbuh dalam ilmu. Tumbuh dalam akhlak.
Tumbuh dalam persaudaraan. Tumbuh dalam kepedulian. Dan tumbuh dalam keikhlasan. Karena mereka percaya perbedaan adalah warna. Persatuan adalah kekuatan. Kebersamaan adalah keindahan. Keharmonisan adalah ketenangan. Dan Mardhotillah adalah tujuan.
LAVENDER OYEE, berbeda dalam warna, satu dalam ukhuwah, bersama dalam kebaikan, dan melangkah menuju rida Allah Swt.